Minggu tgl 27 april ‘08 malem dpt sms dr sohibku yang isinya saat itu dia berada di ruang oprasi nungguin istri Dipsi (Dipsi:celukan akrab temenku ) karena kecelakaan motor ,ada pembekuan darah diotak dan bahu kanannya patah. Deg. Hatiku berhenti berdenyut,sirahku ikut kemut2 … duh semoga Tuhan masih melindungi.Segera aku berdoa minta pertolongan Tuhan agar operasi berhasil baik dan mbak Yani (istri Dipsi) segera aktif kembali. Esoknya sesampai dikantor aku mengajak rekan2 seunit untuk menengok keRSPR ..
.. kondisi nya masih belum sadar..katanya sih emang sama dokter dibuat g sadar sampai tar malem.. ( kenyataan sampai hari ini lom sadar ..)
Tuhan ampuni dosa mbak Yani, bersihkan dan jauhkan dia dari segala yang jahat juga penyakit, selaraskan dia dengan alam semesta…
Bapa kami yang ada disurga….
Salam Maria penuh rahmat….
tiap hari kudaraskan doa itu, tiap malam kami doa khusus…
Semoga Tuhan mendengar dan membantu….
—–
Sabtu 2 Mei 08, Romo Heliarko,SJ dekan FT Sadhar berkenan membantu mendoakan dan menyarankan menciprati daerah gelap (ubun2,tengkuk dan bahu) dengan air suci ..dengan tujuan membangkitkan syaraf2 agar auranya bersinar kembali. Trima kasih Romo.. semoga senin besok Romo ada waktu untuk menengok di RSPR ICU..